Salah Satu Cara Perkuat Hubungan Kakak Adik Dengan Saling Curhat

Salah Satu Cara Perkuat Hubungan Kakak Adik Dengan Saling Curhat

Salah Satu Cara Perkuat Hubungan Kakak Adik Dengan Saling Curhat

Wajar terjadi pertikaian kakak-adik dalam keluarga. Namun, tak jarang pertengkaran itu bisa merenggangkan ikatan persaudaraan. Di lansir Psychology Today, profesor dan konselor berlisensi Suzanne Degges-White, usaha untuk mengubah sikap anggota keluarga itu justru gak banyak berpengaruh dalam mengatasi masalah.

Lantas, bagaimana kita bisa mengembalikan kedekatan sebagai kakak beradik? Di lansir dari planetpreset.com, berikut ini ada beberapa tips memperkuat bonding kakak-adik.

1. Hindari pemicu perselisihan dalam hubungan persaudaraan

Di kutip dari laman Aplikasi IDN Poker, perselisihan atau sibling rivalry bisa terjadi atas beragam faktor yang melatarbelakangi antara anak dan keluarga. Hal ini di sebutkan oleh dr. Natharina Yolanda dan Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K)., di lansir Ikatan Dokter Anak Indonesia, bahwa penting untuk menjauhi hal-hal tertentu yang bisa memicu terjadinya pertikaian.

Contohnya, sikap orangtua yang terlalu membanding-bandingkan atau kondisi rumah yang tidak kondusif. Orangtua pun perlu memperhatikan kenyamanan anak karena setiap anak tentu tumbuh dengan karakter yang berbeda.

2. Saling terbuka satu sama lain, coba curhat deh!

Di lansir Verywell Family, psikoterapis Amy Morin, memaparkan pentingnya memiliki regulasi emosi yang baik. Anak dengan kemampuan pengendalian emosi yang baik akan bisa menunjukkan perilaku prososial dengan orang lain, termasuk saudaranya.

Untuk itu, Amy menyarankan para orangtua untuk mengidentifikasi emosi anaknya. Kamu juga harus menyadari apa yang sedang di rasakan. Marah itu wajar dan di perbolehkan, asal kamu paham apa yang harus di lakukan untuk mengatasi emosi negatif tersebut.

Penulis Katherine Lee, menambahkan cara yang bisa memperkuat bonding kakak beradik dengan meningkatkan listening skill. Ceritakanlah apa yang kamu rasakan pada orang lain.

Namun, kamu juga harus belajar untuk mendengarkan apa yang di alami orang lain. Dengan begitu, kamu terlatih berempati dan memahami perasaan orang lain sehingga kamu pun mudah mengendalikan emosi.

3. Saling meluangkan waktu untuk sekadar bermain bersama

Luangkan waktu bersama saudara secara rutin, meskipun hanya kegiatan sederhana seperti membaca buku, berjalan-jalan, atau melakukan pekerjaan rumah bersama. Semakin intens quality time, bonding antar kakak beradik juga semakin erat.

Waktu yang di habiskan bersama, bisa menumbuhkan rasa aman dan percaya. Menurut Katherine Lee, keluarga yang menyediakan waktu untuk bersenang-senang bersama, justru hidup lebih tenang dan minim konflik. Banyak media efektif yang bisa jadi referensi untuk quality time, lho!

4. Daripada berkompetisi, lebih baik saling kerja sama

Alih-alih berkompetisi, lebih baik kerja sama dalam mengerjakan sesuatu. Contoh kecilnya, saat membersihkan rumah, akan lebih baik untuk berkata, “Mari kita lihat seberapa bersih rumah hari ini” daripada berkata “Kita lihat siapa yang paling cepat membersihkan rumah”.

“Fokuslah untuk saling berkoordinasi di banding berkompetisi. Bayangkan bahwa kamu dan saudara ada dalam tim yang sama. Kalian punya kesempatan untuk saling membantu,” ujar psikoterapis Amy Morin.

Orangtua juga diharapkan mengerti kondisi ini dan memberikan pujian atas kerja sama antara kakak beradik. Pujian dari orangtua juga merupakan bentuk word affirmation positif untuk memperkuat bonding.

5. Contohkan hal yang positif, kamu bisa membuat ritual keluarga

Yuk, ciptakan momen-momen kreatif dan positif bersama keluarga! Momen yang positif akan menghasilkan perasaan positif pula. Contohnya, kamu bisa menyapa keluarga setiap pagi atau memberikan pelukan sebelum pergi.

Penulis buku best seller itu juga menjelaskan bahwa orangtua harus memastikan bahwa ada yang mencontohkan hal baik dalam keluarga selagi membangun bonding. Bukan hanya kamu sebagai kakak-adik yang perlu menanamkan hal-hal baik. Orangtua juga berperan menunjukkan kasih sayang melalui kata dan perbuatan.

Itu tadi beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk memperkuat bonding kakak-adik. Jangan lupa praktikkan dalam keluargamu, ya!